Cari Blog Ini

Warga Blitar Nyaris Tenggelam Saat Mencari Ikan di Pantai Dlodo

Warga di sekitar Pantai Dlodo membopong tubuh Anton Sujarwo yang terseret ombak (photo by radar tulungagung)


TULUNGAGUNG- Seorang warga Kabupaten Blitar dilaporkan terseret ombak saat mencari ikan menggunakan jala di kawasan Pantai Dlodo, Desa Panggungkalak, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu (27/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Berkat kesigapan penjaga pantai, korban berhasil dievakuasi dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Korban diketahui bernama Anton Sujarwo (35), warga RT 02 RW 12, Desa Maron, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Saat kejadian, Anton sedang mencari ikan bersama dua rekannya di perairan Pantai Dlodo.

Kapolsek Pucanglaban, AKP Tarmadi, menjelaskan bahwa korban bersama salah seorang rekannya sempat bergerak lebih ke tengah pantai untuk menebar jala, sementara seorang rekan lainnya tetap berada di bibir pantai. Tidak lama kemudian, terdengar teriakan minta tolong setelah Anton diduga terseret arus dan ombak hingga menjauh dari garis pantai.

Melihat kejadian tersebut, penjaga pantai segera berenang menuju lokasi korban untuk melakukan penyelamatan. Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, Anton ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri.

Petugas kemudian memberikan pertolongan pertama berupa bantuan pernapasan hingga korban kembali bernapas. Meski demikian, kondisinya masih lemah sehingga segera dilarikan ke Puskesmas Pucanglaban untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah menjalani pemeriksaan awal, korban dirujuk ke RSUD dr Iskak Tulungagung guna memperoleh perawatan lebih lanjut.

Polsek Pucanglaban yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian. Petugas mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, mengumpulkan barang bukti, melakukan dokumentasi, serta mengajukan permohonan visum sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Kapolsek Pucanglaban AKP Tarmadi mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan pantai selatan Tulungagung agar lebih berhati-hati. Ombak tinggi dan arus bawah laut yang kuat di wilayah tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi warga yang mencari ikan atau beraktivitas terlalu jauh ke tengah laut. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan saat berada di kawasan pantai.(red/lis)

Posting Komentar

0 Komentar