Cari Blog Ini

Puskesmas Letung Andalkan Teknologi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan di Daerah Terpencil



Jakarta, 21 November 2024, dhanapurapost.my.id  – Dalam upaya mendukung enam pilar transformasi kesehatan, Puskesmas Letung di Desa Landak, Jemaja Timur, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau, menghadirkan inovasi berbasis digital untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Meski berada di daerah terpencil, Puskesmas ini telah mengadopsi sistem antrean online melalui aplikasi e-Puskesmas yang memudahkan pasien dalam mengakses layanan kesehatan.

Kendala Internet, Tantangan Utama
Namun, upaya transformasi ini bukan tanpa hambatan. Keterbatasan jaringan internet menjadi tantangan utama. Kepala Puskesmas Letung, Adymulianto Manurung, mengungkapkan bahwa sinyal internet yang kurang stabil memaksa staf Puskesmas untuk mencari akses internet di tempat lain.

"Untuk merujuk pasien secara online atau mengakses aplikasi, kami sering menumpang sinyal di RSUD atau sekolah terdekat," ujar Adymulianto.

Dengan dukungan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI), jaringan internet melalui program Aksi (Akses Internet) kini menjadi tulang punggung layanan digital di Puskesmas Letung.


Antrean Online: Efisiensi yang Dirasakan Pasien
Meski dengan tantangan yang ada, layanan antrean online memberikan kemudahan signifikan. Pasien dapat mendaftar melalui formulir pendaftaran online yang disebarkan via WhatsApp. “Mereka cukup mendaftar dari rumah dan datang ke Puskesmas untuk langsung dilayani,” jelas Adymulianto.

Fasilitas ini tidak hanya mempersingkat waktu tunggu pasien tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional Puskesmas. Pitrawati, salah satu pasien yang ditemui tim detikcom, mengaku sangat terbantu dengan sistem baru ini.

"Daftarnya mudah dan cepat. Fasilitas internet juga mempermudah kami mencari informasi," katanya dengan antusias.


Melayani Daerah Terluar dengan Kapasitas Terbatas
Puskesmas Letung, yang memiliki kapasitas 10 tempat tidur rawat inap dan melayani hingga 40 pasien rawat jalan per hari, menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Kecamatan Jemaja dan Jemaja Barat.

Adymulianto menegaskan bahwa transformasi layanan primer ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, baik secara administratif maupun dalam pelayanan medis. "Pasien yang tidak memiliki akses internet tetap bisa datang langsung ke Puskesmas untuk dibantu,” tambahnya.


Inovasi Berbasis Digital untuk Masa Depan Kesehatan
Transformasi digital di Puskesmas Letung menjadi bukti bahwa inovasi teknologi dapat diterapkan bahkan di daerah dengan keterbatasan infrastruktur. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Puskesmas ini terus berupaya menjadi pelopor layanan kesehatan modern di wilayah terpencil.

"Ke depannya, kami berharap fasilitas ini dapat semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat," tutup Adymulianto.

Posting Komentar

0 Komentar