Cari Blog Ini

Hujan Deras Picu Longsor di Panggungrejo Blitar, Kapolres Turun Langsung Tinjau Lokasi dan Salurkan Bantuan

 


dhanapurapost.my.id, Blitar – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Blitar menyebabkan bencana tanah longsor di Dusun Kaligambir, Desa Kaligambir, Kecamatan Panggungrejo.

Tebing setinggi belasan meter longsor dan mengancam pemukiman warga serta akses jalan kabupaten pada Senin (2/11/2026).

Menanggapi akan potensi bahaya susulan, Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zulhasbih Nasution turun langsung meninjau lokasi terdampak bersama pejabat utama (PJU) Polres Blitar, BPBD Kabupaten Blitar, serta unsur Forkopimcam Panggungrejo.

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 04.30 WIB usai kawasan Panggungrejo diguyur hujan deras sejak malam hari. Material tanah dan bebatuan berukuran sekitar 4×10 meter gugur dari tebing dan menghantam area belakang rumah milik Samirin (60).

Bukan hanya itu, talut tebing sisi selatan yang berada tepat di pinggir jalur utama kabupaten juga ambrol sepanjang 2×3 meter. Walaupun material longsor tidak sampai menutup total akses lalu lintas, kondisi tebing sepanjang 10 meter di sekitarnya mengkhawatirkan karena rawan longsor susulan. “Kami langsung turun ke lapangan untuk memastikan keselamatan warga dan memastikan penanganan kedaruratan berjalan cepat. Kondisi tanah saat ini masih sangat labil akibat resapan air hujan,” ujar AKBP Ardhy Zulhasbih Nasution melalui Kapolsek Panggungrejo AKP Supriadi.

Di lokasi kejadian, Kapolres Blitar bersama rombongan menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak, khususnya keluarga Samirin (60) dan Supono (65) yang huniannya berada di radius bahaya longsoran.

Disisi lain, BPBD Kabupaten Blitar memasang tiga lembar terpal berukuran 5×6 meter untuk menutup titik bahaya tebing guna mencegah erosi susulan saat hujan kembali turun. Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga setempat juga bergotong royong membersihkan sisa material batu dan tanah di bahu jalan. “Perbaikan konstruksi tebing permanen akan dilakukan setelah kondisi struktur tanah benar-benar stabil. Langkah terpenting saat ini adalah mitigasi risiko agar tidak ada korban,” tambahnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah topografi perbukitan dan rawan bencana di Blitar selatan agar meningkatkan kewaspadaan ekstra selama puncak musim penghujan.

Warga diminta segera mengevakuasi diri secara mandiri jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan tebing saat hujan deras berlangsung, serta memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 Polri untuk respons cepat kepolisian. (red.IAL)

Posting Komentar

0 Komentar